-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Bendung Kabar Hoax, Sekdes Sukaluyu Kerahkan Tim

Tuesday, 19 October 2021 | October 19, 2021 WIB | 1133 Views Last Updated 2021-10-19T09:10:12Z

 

Jawa Barat - Kabupaten Bogor - Nanggung, Kabar burung atau berita hoax melalui Media Sosial (medsos), tentang adanya masalah setelah melakukan Vaksinasi, dalam mencegah serta memutus mata rantai penyebaran Corona Virus Disease -19 (Covid - 19), sangat berpengaruh buruk kepada Masyarakat, khususnya warga Desa Sukaluyu. 

Menyikapi akan hal itu dengan sigap Sekretaris Desa (Sekdes) Sukaluyu Iip Maulana, segera melakukan aksi nyata melakukan sosialisasi, bersama tokoh agama, masyarakat, Kader PKK, Kepala Dusun, Rw dan RT. 

"Kendala utama dalam pencapaian,yang dihadapi oleh pihak pemerintah Desa, dalam mensosialisasikan vaksin, adalah berita - berita hoax, yang saat ini beredar di media sosial, seperti adanya vaksin itu mengandung babi, setelah melakukan vaksin malah sakit bahkan meninggal, saat ini mereka percaya dengan itu,

"Upaya yang kami lakukan untuk berita-berita hal tersebut terus lakukan melalui tempat pengajian apa bapak atau ibu ibu, juga melalui peran aktif tokoh agama dan masyarakat yang berpengaruh diwilayahnya, juga Kadus RT, RW, Kader PKK dan posyandu, serta selebaran di tempat umum," kata Iip Maulana di Ruang kerjanya, Selasa, 19/11/2021.

Target vaksinasi Desa Sukaluyu, Iip menjelaskan, Sekitar 70 persen, dengan jumlah sekitar 4300 orang, dari jumlah warga wajib vaksin 6.000, dengan usia minimal 12 tahun keatas, persyaratan sehat, dengan tidak adanya batas usia makaimal," terangnya. 

Termasuk dengan jemput bola di RW 03, Kampung Jeruk dan Kampung Sawah RW 07, yang tagetannya 350,hadir 300 0rang, dengan hal seperti itu, peningkatan signifikan terjadi, yang awalnya susah, saat ini mereka lebih memahami betapa pentingnya melakukan vaksinasi, hanya tersisa beberapa persen saja yang belum melakukannya," pungkas Iip . (Ipay). 

×
Berita Terbaru Update