Bongkar merdeka.com |JAKARTA —
Festival Ramadhan yang diselenggarakan di lingkungan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar berlangsung khidmat dan penuh makna edukatif. Kegiatan Pesantren Ramadhan yang digelar di Masjid Syajarotun Thoyyibah, Kamis (26/2/2026), menjadi salah satu program unggulan dalam rangka penguatan fungsi masjid sebagai pusat pendidikan dan pembinaan karakter generasi muda.
Program Pesantren Ramadhan tersebut dilaksanakan selama 28 hari penuh oleh Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) dan diikuti sekitar 350 peserta didik tingkat SD hingga SMP berusia 7–17 tahun yang berasal dari lingkungan sekitar DPP Partai Golkar. Kegiatan ini melibatkan 17 tenaga pengajar yang merupakan mahasiswa dan akademisi dari berbagai perguruan tinggi Islam dan umum, antara lain UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, PTIQ Jakarta, Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka, serta Universitas Muhammadiyah Jakarta.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh istri Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Sri Suparni Bahlil Lahadalia, Sekretaris Jenderal Partai Golkar Sarmuji, serta Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian, bersama jajaran Ibu-Ibu Ikatan Istri Fraksi Partai Golkar (IIFPG).
Dalam sambutannya, Sri Suparni Bahlil menyampaikan apresiasi atas konsistensi penyelenggaraan Pesantren Ramadhan yang dinilainya bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bagian dari strategi pembinaan sumber daya manusia berbasis nilai keislaman dan kebangsaan.
Ia menegaskan bahwa masjid di lingkungan Partai Golkar harus mampu bertransformasi menjadi pusat peradaban, ruang literasi keagamaan, serta wahana pembentukan karakter yang adaptif terhadap tantangan era digital.
“Pesantren Ramadhan ini merupakan ikhtiar konkret dalam membangun generasi yang berakhlak, berilmu, dan memiliki kepedulian sosial. Saya berharap program seperti ini dapat direplikasi dan menjadi percontohan bagi masjid-masjid Golkar di seluruh Indonesia,” ujarnya.
Menurutnya, penguatan literasi keagamaan sejak usia dini menjadi krusial di tengah derasnya arus informasi global yang kerap tidak terfilter. Oleh karena itu, kegiatan pembinaan berbasis masjid dinilai strategis untuk menanamkan nilai moderasi, integritas, dan tanggung jawab sosial.
Sebagai bentuk dukungan nyata, Sri Suparni Bahlil juga menyerahkan santunan kepada seluruh peserta Pesantren Ramadhan serta apresiasi kepada 17 tenaga pengajar yang terlibat aktif dalam kegiatan tersebut.
Sementara itu, Hetifah Sjaifudian menilai Pesantren Ramadhan memiliki relevansi kuat dengan agenda pembangunan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.
“Pendidikan karakter harus berjalan seiring dengan peningkatan kapasitas akademik. Pesantren Ramadhan menghadirkan pembelajaran integratif yang memadukan nilai spiritual, kebangsaan, serta kecakapan sosial. Ini menjadi fondasi penting dalam membangun generasi emas Indonesia,” ungkapnya.
Ia juga menambahkan bahwa keterlibatan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi menunjukkan adanya sinergi positif antara institusi pendidikan tinggi dan masyarakat dalam memperkuat pembinaan generasi muda berbasis komunitas.
Festival Ramadhan di lingkungan DPP Partai Golkar kemudian ditutup dengan kegiatan buka puasa bersama dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Ke depan, program ini diharapkan menjadi agenda rutin tahunan serta memperkuat posisi Masjid Syajarotun Thoyyibah sebagai pusat dakwah, pendidikan, dan pemberdayaan umat di lingkungan DPP Partai Golkar maupun secara nasional.
Penulis : vid
Editor : Redaksi

Social Footer