Bongkar Merdeka.com | Pasuruan,-
Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Pasuruan menggelar Sosialisasi Pendidikan Politik dan etika budaya Politik bagi pemilih pemula. Yang bertempat di Hotel Royal Senyiur, Kecamatan Prigen, kabupaten Pasuruan. Sabtu (30/09/2023).
Tujuan dari sosialisasi ini untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat untuk menjadikan Pemilu berjalan lancar dan kondusif bagi masyarakat yang ada di pedesaan .
Pada pelaksanaan Sosialisasi ini Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan politik (Kesbangpol) Eddy Supriyanto.MM. dalam sambutannya mengatakan, ia berharap Pemilu berjalan lancar dan kondusif agar dapat memberikan pemahaman pada masyarakat yang ada di Pedesaan.
Serta ada kesadaran dan peningkatan pada pemilih pemula untuk berpartisipasi aktif pada Pemilu yang akan di Gelar 2024 akan datang . Dan juga pentingnya Sosialisasi ini untuk pemahaman bagi Pensiunan TNI POLRI juga masuk dalam pemilih pemula . Saya juga berharap dengan dilakukannya sosialisasi ini bisa mendongkrak pemilih pemula pada Keikut sertaanya dalam pPemilu di 2024 nanti ,”ungkap Edi .
Ismail Makky Ketua Format (Forum Organisasi Masyarakat Timur) selaku narasumber juga menyampaikan Pemilih itu angka Pemilih nya 30% dan etika Politik adalah perilaku yang dimana tindakan ini harus di samakan dengan moral. Namun, ada batasan nya itu karena etika Politik sebagai profesi dan harus di Tranformasikan untuk mengkritik Pengawasan," ungkap Makki .
Di tempat yang sama hadir juga Lujeng Sudarto Ketua Pusaka (Pusat Studi Advokasi dan Kebijakan) juga mengatakan, dalam refrensi Politik pemilih bisa memiliki banyak pilihan,
ada pemilih kritis yang memiliki banyak pertimbangan untuk menentukan pilihannya.
Juga ada pemilih apatis yaitu pemilih yang sekedar menggugurkan kewajibannya saja sebagai pemilih.
Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan Sudiono Fauzan, juga menyampaikan pemilih pemula itu tidak begitu antusias menghadapi Pemilu . Harapan kita dari diadakannya Sosialisadi ini sebagai penggerak agar mereka bisa ikut andil dalam proses Pemilu nanti . Agar nanti tidak semata - mata memilih Paslon atau Caleg atas dasar ada uangnya," pungkasnya .
Acara ini dihadiri oleh Komunitas IKP (Info Kejayan Pasuruan), Insan Pers , Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), 100 orang peserta warga Prigen , serta Tokoh Masyarakat dan Tokoh Agama .
Penulis: Ika Romadiani
Editor : Redaksi

Social Footer