Bongkar Merdeka.com | Pasuruan,-
Upaya mengentaskan rumah tidak layak huni (RTLH) di Kabupaten Pasuruan, terus dilakukan. Tahun depan 2024, program ini dipastikan dilanjutkan.
Sayang jumlah RTLH yang akan diperbaiki di proyeksikan tak sebanyak tahun ini. Salah satu alasannya karena adanya hajatan besar berupa pemilu dan pilkada 2024.
Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Pasuruan Eko Bagus mengatakan, masih banyak warga yang hidup dengan kondisi rumah tidak layak huni.
Hal ini menjadi pekerjaan rumah bagi Pemkab Pasuruan untuk mengatasi. Tetapi, penanganannya tak bisa dilakukan sekaligus harus bertahap .
“Tahun ini 2023, ada kurang lebih 1.130 unit RTLH yang kami proyeksikan untuk dibenahi,”ungkap Eko pada Jumat,Tgl (6/10/2023)
Anggaran yang dipersiapkan mencapai Rp 17 miliar. Menurutnya, besarnya anggaran tahun ini dimungkinkan tak akan berlanjut tahun depan. Karena tingginya kebutuhan anggaran daerah untuk kegiatan pemilu ataupun pilkada 2024.
“Kami tetap akan berusaha untuk memperbaiki RTLH tahun depan. Hanya saja dimungkinkan jumlahnya tak sebanyak tahun ini,” jelasnya .
Eko memastikan, Tahun depan hanya bisa membenahi sekitar 500 unit hingga 600 unit RTLH. Anggarannya antara Rp 7,5 miliar hingga Rp 9 miliar.
“Rencana itu masih akan dibahas bersama legislatif dalam penganggaran R-APBD 2024,” pungkasnya.
Penulis ; Ika Romadiani/Abdullah
Editor : Redaksi

Social Footer