Bongkar Merdeka.com | Pasuruan,-
Maraknya penyalahgunaan BBM (Bahan Bakar Minyak) jenis Pertalite yang ada di Pasuruan, semakin banyaknya mafia BBM bersubsidi tersebut bikin resah masyarakat . Dikarenakan banyak nya mafia yang menimbun BBM Pertalite yang seharusnya untuk masyarakat miskin.
Akibat lemahnya Aparat Penegak Hukum (APH) lakukan pembiaran yang merajalela di kawasan SPBU yang berada di Pasuruan . Pembiaran mafia BBM yang dilakukan dengan seenaknya membeli dengan bebas tidak ada batasan dan aturan yang meraup keuntungan dari hasil jual beli BBM bersubsidi . Hal ini di duga ada oknum - oknum yang tidak bertanggung jawab yang merugikan Negara akibat ulah dari mafia BBM tersebut .
Menurut informasi warga setempat yang namanya tidak mau di publikasikan mengatakan, beberapa kali saya melihat dan menemukan dugaan penyalahgunaan BBM bersubsidi jenis Pertalit yang akan ditimbun untuk di jual lagi ke masyarakat. Modusnya, para pelaku yang diduga menimbun BBM tersebut dengan cara pembelian secara estafet, atau berkala dan ditimbun tak jauh dari SPBU.
Menurutnya, mereka para mafia BBM menggunakan sepeda motor jenis Suzuki Thunder serta Honda Mega Pro.
Benar Pak, mereka membeli BBM Pertalite dengan cara bergantian. Mereka menggunakan sepeda motor besar-besar. Seperti Suzuki Thunder dan Mega Pro," ucap warga, Hari Senin (06/05/2024).
Dari hasil informasi warga tersebut, awak media melakukan pantauan dilokasi untuk mengecek kebenaran dari informasi tersebut ternyata memang benar adanya aktifitas pengangkut BBM jenis Pertalit yang terjadi di Desa Tambakrejo, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan . Dengan santainya mereka mengangkut menggunakan sepeda motor dari SPBU menuju ke tempat penampungan untuk disedot dan disinyalir dipindah ke jerigen lalu dijual kembali di sekitaran Kabupaten Pasuruan maupun Kota Pasuruan .
Lebih lanjut warga sekitar lokasi mengatakan, jika mereka membeli BBM jenis pertalite tersebut di SPBU Bendungan, Kecamatan Kraton Kabupaten Pasuruan Dengan nomor lambung 54.67134.
"Ya mau beli dimana lagi Pak" Wong adanya SPBU nya disebelah baratnya . Coba sampean tunggu dan standby dilokasi SPBU tersebut mereka banyak yang mondar mandir menuju lokasi SPBU untuk di beli oleh mafia tersebut," jelasnya .
Sementara itu, salah seorang warga yang tak jauh dari lokasi dimana di lansirnya BBM melalui tangki sepeda motor ke jerigen menjelaskan bahwa mereka para mafia BBM tersebut diduga ada keterlibatan dari oknum APH yang berdinas di Polsek Pasuruan kota yang berinisial AG," ungkapnya .
"Informasinya seperti itu Pak. Ada setoran ke oknum Polsek inisial (AG) kalau tidak salah,"katanya .
Di waktu yang sama, menurut narasumber yang berbeda ia memaparkan, jika pembelian BBM jenis pertalite tersebut ada upeti bulanan ke oknum APH yang berdinas di Polres Pasuruan Kota. Menurutnya, jika tidak seperti itu saya juga takut ditangkap.
Benar Pak, memang saya ngasih ke oknum APH yang berdinas di Polres Pasuruan Kota. Tapi tidak perlu saya sebutkan namanya," tuturnya .
Perlu diketahui, maraknya pembelian BBM dengan cara tak lazim tersebut sudah mendapatkan persetujuan dengan pihak karyawan SPBU. Ia menjelaskan, jika pembelian di setiap 100 ribunya ada tambahan 2 ribu untuk operatornya.
Setiap 100 ribu harus lebih 2 ribu. Ya buat operatornya yang 2 ribu," jelasnya .
Miris sekali, kalau mengacu pada undang-undang no 22 tahun 2001 tentang minyak dan gas bumi, pasal 53 Jo pasal 58, barang siapa dengan sengaja menyalahgunakan BBM bersubsidi diancam dengan pidana penjara paling lama 6 enam tahun, dan denda paling tinggi 60 milyar rupiah.
Sampai berita ini ditayangkan, pihak media belum bisa mengkonfirmasi, baik pihak SPBU maupun Polsek serta Polres Pasuruan Kota, guna sebagai perimbangan sebuah pemberitaan. Sampai berita berikutnya.( Bersambung )
Penulis: Abdullah
Editor : Redaksi

Social Footer