Bongkar News

PD Pewarna DKJ siap menyukseskan Rapat Kerja Nasional


Bongkar Merdeka.com | Jakarta,

Persatuan Wartawan Nasrani Indonesia Pengurus Daerah Khusus Jakarta (PD DKJ) menggelar rapat kerja (Rakerda) di auditorium Tinggi Teologia IKAT Jakarta, Jalan Rempoa Permai No.2, Kelurahan Bintaro, Kecamatan Pesanggrahan, Jakarta Selatan. Pada hari sabtu, Tgl 
( 31/8/2024).

Rakerda diikuti oleh 5 (lima) pengurus cabang (PC) dan para peninjau. Rakerda Pewarna DKJ dalam pembukaan dihadiri oleh beberapa utusan organisasi diantaranya Rektor STT IKAT dan para Mahasiswa STT IKAT, Ketua Asosiasi Pendeta Indonesia DKJ, Sekjen dan ketua Glory From Glory, Ketua GAMKI DKJ serta para jurnalis.

Rakerda PD Pewarna DKJ di buka oleh Kesbangpol DKJ yang dilanjutkan dengan pemaparan tentang situasi organisasi masyarakat yang ada di Jakarta. Eliezer yang mewakili kebangpol memaparkan tentang peran yang harus dilakukan oleh Kesbangpol terkait pembinaan ormas. Intinya bahwa Kesbangpol siap membantu PEWARNA sepanjang sesuai dengan kondisi Kesbangpol.

Sehubungan dengan Pilkada yang akan di gelar di DKJ, Eliezer menegaskan supaya Pewarna mampu memberikan informasi dan pemberitaan agar masyarakat DKJ terlibat aktif  dalam Pilkada nanti. Karena semakin banyak peran atau keterlibatan masyarakat dalam Pilkada artinya pemllihan ini akan sukses karena melibatkan banyak masyarakat.

Eliezer menyatakan: "Pilihlah pemimpin yang berintegritas tidak melakukan suap dan menjunjung etika dalam berdemokrasi”.

Tema peran jurnalis nasrani dalam menyukseskan Pilkada 2024 yang bersih dan beintegritas di pilih karena dalam waktu dekat ini akan di gelar Pilkada serentak yang baru pertama kali dilaksanakan.

Pada kesempatan tersebut hadir para narasumber yang kompeten di bidangnya, antara lain: 
1. John S E Panggabean, seorang lawyer senior yang bergerak dalam lembaga antikorupsi yang tak bosan memberikan penyuluhan tentang hukum yang bersih dan berintegritas.

2. Fredrick J Pinakunary, Ketua Dewan Perhimpunan Profesi Hukum Kristen Indonesia (PPHKI), berpesan pilihlah pemimpin yang tidak melakukan suap. Karena dalam aturan yang berlaku antara pemberi dan penerima suap sama-sama dikenai saksi. Untuk itu Pewarna hendaknya mensosialiasikan ada aturan tersebut.

3. Pendeta Immanuel De Fretes dari Litbang Persekutuan gereja gereja dan lembaga injili Indonesia (PGLII) berpesan agar para pendeta jangan mengambil peran sebagai jurnalis. Tugas pendeta hanya menyampaikan kebenaran dan memberitakan siapa itu Kritus. Bukan mengambil peran jurnalis yang akhirnya menimbulkan polemik di media sosial

4. Ketua Gerakan Angkatan Muda Kristen Daerah khusus Jakarta Rapen Sinaga dalam pilkada ini sebagai umat Nasrani jangan karena salib lalu dipilih atau didukung tetapi pilihlah pemimpin yang track recordnya jelas dan anti suap, jelasnya.

5. Hadir juga salah satu calon wakil Gubernur DKJ dari jalur independent yaitu Kun Wardana kehadirannya lebih mendengar suara atau masukan dari berbagai elemen termasuk suara dan harapan wartawan nasrani. Dan dalam sambutannya Kun hanya berujar bahwa semua persoalan ini bisa diselesaikan dengan berlandaskan kasih.

Kun Wardana sangat setuju dengan para narasumber bagaimana menciptakan pilkada yang bersih dan berintegritas dan dirinya siap untuk memulainya bagaimana ikut konstestan dengan menawarkan unggulan program serta politik bersih dan menjaga integritas seperti harapan masyarakat khususnya Jakarta.

Pada Rakerda DKJ ini menghasilkan beberapa point keputusan dan program.


Selama setahun kepemimpinan Toni Ermando (Ketua) dan Johan Sopaheluwakan (sekda) sudah berhasil membentuk 3 (tiga) pengurus cabang secara struktur lengkap, sehingga saat ini di DKJ sudah terbentuk empat pengurus Cabang secara lengkap.

Toni dan Johan siap berperan untuk menyukeskan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) yang akan di gelar di Lumajang, Jawa Timur pertengahan November 2024. Mohon doa dan dukungannya.


Penulis   : eli
Editor     : Redaksi

 




Type and hit Enter to search

Close