Keterangan Papan Proyek TA 2025 Berbeda dengan Fakta Lapangan Soal Jumlah Unit dan Sumber Dana
Bongkar merdeka.com |MADIUN -
Anggaran Program Penerangan Jalan Permukiman atau Penerangan Jalan Umum (PJU) Desa Nglandung, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun, menjadi perhatian setelah muncul perbedaan informasi mengenai jumlah unit, waktu pemasangan, serta sumber pendanaan.
Kondisi tersebut memunculkan dugaan tumpang tindih anggaran pada proyek yang dibiayai Dana Desa Tahun Anggaran 2025.
Berdasarkan papan proyek yang sempat terpasang di lokasi, kegiatan PJU Desa Nglandung tercatat memiliki nilai anggaran Rp75.406.500 dengan volume pekerjaan 75 unit.
Seluruh unit tersebut disebut bersumber dari Dana Desa dan direncanakan terpasang di wilayah RT 6, RT 7, dan RT 8.
Namun, penelusuran di lapangan menunjukkan sebagian lampu PJU diduga telah terpasang sebelum Tahun Anggaran 2025 berjalan.
Informasi tersebut diperkuat oleh keterangan pihak yang terlibat dalam pekerjaan fisik proyek.
Jayus, pemilik bengkel las yang mengaku mengerjakan pembuatan tiang PJU, menyebut hanya memproduksi 32 unit tiang dengan nilai Rp370.000 per unit atau total Rp11.840.000.
Ia menyatakan pekerjaan tersebut hanya dilakukan di RT 6 dan RT 7 Desa Nglandung.
“Yang saya kerjakan hanya 32 unit tiang, itu pun dipasang di RT 6 dan RT 7,” ujar Jayus, Selasa (6/1/2026) lalu.
Jayus menegaskan bahwa perannya terbatas pada pembuatan tiang dan tidak mencakup pekerjaan lain seperti instalasi listrik, pengadaan lampu, kabel, maupun pemasangan.
Menurutnya, pekerjaan tersebut dilakukan oleh pihak berbeda.
“Untuk kabel, lampu, dan pemasangan, itu bukan saya. Dikerjakan pihak lain,” katanya.
Ia juga menyampaikan bahwa dari total 75 unit PJU yang tercantum dalam papan proyek, sebanyak 43 unit telah terpasang lebih awal pada 2024.
Jayus menyebut pemasangan tersebut tidak menggunakan Dana Desa Tahun 2025.
“Yang 43 unit itu sudah terpasang tahun 2024, dananya dari CSR tower, bukan dari Dana Desa 2025,” ungkapnya.
Selain itu, Jayus mengungkapkan bahwa papan proyek PJU tidak lagi terlihat di lokasi sejak isu tersebut ramai diperbincangkan masyarakat.
Ia menyebut papan informasi proyek dilepas pada akhir Desember 2025.
“Sejak isu ini ramai dibicarakan oleh masyarakat setempat, plakat proyek itu dilepas, mas, di akhir Desember,” ujarnya.
Sementara itu, Andik, pihak yang terlibat dalam pemasangan PJU, membenarkan bahwa jumlah PJU di Desa Nglandung secara keseluruhan mencapai 75 unit dan dipasang secara bertahap. Ia menyebut sebagian unit merupakan pemasangan lanjutan.
“Kalau yang terpasang, itu yang baru dipasang memang 35 (2025), tapi total dengan yang sebelumnya (2024) itu total semua 75,” kata Andik saat dikonfirmasi pada Selasa (6/1/2026).
Terkait pendanaan, Andik membantah penggunaan dana CSR untuk pemasangan pada 2024.
Ia menyebut sumber dana awal berasal dari dana lingkungan, sebelum pengadaan lanjutan dianggarkan melalui pemerintah desa pada 2025.
“Kalau itu dulu yang 2024 dari dana lingkungan,” ujarnya.
Andik menambahkan bahwa anggaran PJU Desa Nglandung Tahun 2025 telah dicairkan sepenuhnya pada tahun ini. “Sudah cair semua. Tahun ini,” pungkasnya.
Hingga berita ini dinaikkan, wartawan akan verifikasi terus Terkait temuan ini.
Penulis : dj
Editor : Redaksi

Social Footer