Bongkar News

Mobil Dam Truk Bermuatan Batu Puluhan Ton Beroperasi di Jalan Raya Picung Munjul, Dikeluhkan Masyarakat dan Pengguna Jalan


‎ 






‎Bongkar merdeka.com |PANDEGLANG – 

Kendaraan berat berupa mobil dam truk sumbu 3 yang membawa muatan material batu puluhan ton beroperasi secara rutin di Jalan Raya Picung Munjul, menimbulkan keluhan serius dari masyarakat sekitar dan pengguna jalan. Tgl (09/02/2026).
‎ 
‎Keluhan utama yang muncul adalah terjadinya kemacetan yang cukup panjang, terutama karena kondisi jalan yang sudah rawan longsor. Bahkan, beberapa titik jalan saat ini sedang mengalami longsor dan belum mendapatkan perbaikan dari dinas terkait. "Sangat menyiksa masyarakat pengguna jalan, apalagi sepanjang jalan raya Picung Munjul ini rawan longsor bahkan ada beberapa titik yang sedang longsor dan belum diperbaiki," ujar salah satu warga masyarakat.
‎ 
‎Selain kemacetan, masyarakat juga mengkhawatirkan potensi bahaya kecelakaan lalu lintas. Menurut mereka, kondisi jalan Raya Picung Munjul sangat tidak layak untuk digunakan sebagai trayek kendaraan berat dengan muatan puluhan ton.
‎ 
‎"Selain itu, seharusnya operasional dimulai dari jam 22.00 WIB sesuai kesepakatan, namun kenyataanya mobil dan truk tersebut sudah beroperasi sejak jam 18.30 WIB. Hal ini melanggar komitmen bersama dan diduga kangkangi peraturan daerah Provinsi Banten," tambah warga tersebut.
‎ 
‎Dari informasi yang diperoleh dari beberapa warga Kecamatan Sindangresmi dan Munjul, armada dam truk sumbu tiga tersebut membawa material batu dari CV. Menara Biru Resources (CV. MBR) yang berlokasi di Kecamatan Munjul.
‎ 
‎Sampai berita ini dipublikasikan, pihak pengurus armada dam truk yang membawa matrial batu puluhan ton tets but dan pihak tambang batu CV. Menara Biru Resources (CV. MBR) belum dapat dihubungi guna untuk dimintai klarifikasi terkait keluhan masyarakat

Penulis :  tim
Editor   :  Redaksi

 




Type and hit Enter to search

Close